Senin, 11 Januari 2010

Essay for "Lead the Leader" part II day 1

Buka Pikiran dan Raih Impian

Memandang isu entrepreneur dari kaca mata yang lain.


Menarik, itulah pendapat bagi sebagian orang jika mendegar istilah entrepreneur. Namun tidak bagi sebagian ornag yang lain, mereka akan memilih untuk mengalihkan pembicaraan, memindah channel TV, gelombang radio mereka, ketika mendengarnya. Menganggap bahwa hidup mereka akan lebih low risk jika tidak merambah ke dunia entrepreneur. Inilah secuil fenomena mengenai isu entrepreneur di Indonesia. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa budaya orng Indonesia yang mudah puas, merasa nyaman dengan hidupnya, dan tidak menggemari tantangan membuat fenomena tersebut terus saja terjadi. Tapi sebenarnya apakah isu entrepreneur sendiri adalah suatu hal yang krusial sampai kita perlu mendiskusiaknnya?

Pengertian dari istilah entrepreneur sendiri begitu bervariasi, setiap orang akan berpendapat yang berpeda mengenai isilah asing yang nampaknya mulai akan diserap menjadi bahasa Indonesia ini. Bahkan secara harfiah pun ditemukan salah satu arti dari entrepreneur adalah enterpreir, sedangkan arti yang lain adalah usahawan, pengusaha. Hal ini disebabkan memang Indonesia lebih terinspirasi tentang entrepreneur ini dari Negara lain bukan dari budaya yang telah ada.

Sedangkan menurut beberapa ahli, orang yang menganggap tanggung jawab dan risiko operasi bisnis dengan harapan akan menghasilkan keuntungan, pada umumnya pengusaha memutuskan pada produk, memperoleh fasilitas, dan membawa bersama-sama angkatan kerja, modal, dan bahan-bahan produksi. Layaknya pengertian pemimpin, yaitu seorang yang melakukan usaha untuk meintegrasikan segala sumber-sumber yang ada un tuk mencapai tujuan yang telah disepekati pengartian entrepreneur pun hampir sama dan hanya berbeda pada factor serta sumber yang diintgrasikan. Dengan melihat kemiripan ini dapat kita simpulkan bahwa seorang entrepreneur juga harus memiliki sifat-sifat kepemimpinannya untuk mecapai sebuah tujuan yang diinginkan.

Setelah membahas mengenai pengertiannya, tentu karakterisitiknya pun harus kita pahami sehingga kita bias mengetahui seberapa krusialkah isu ini. Membangun sebuah usaha memiliki tiga dimensi yang mendasari: inovasi atau pengembangan produk, layanan, atau proses yang unik; berani mengambil risiko; dan proaktifness, atau penekanan pada ketekunan dan kreativitas dalam mengatasi rintangan sampai konsep inovatif sepenuhnya dilaksanakan. Perusahaan entrepreneur adalah sumber utama inovasi dan perubahan. Mereka menciptakan lapangan kerja, pendapatan pajak baru, dan transfer uang lainnya.

Di Amerika Serikat, ketika pertumbuhan produktivitas mereka tertinggal dan ketika terjadi pemutusan hubungan kerja korporasi besar serta berfokus pada bisnis inti, perusahaan entreprenurshiplah yang memegang peranan penting. Mereka melakukan proses yang tidak dilakukan perusahaan besar, seperti mengidentifikasi peluang, mengembangkan konsep bisnis, dan kemudian mengelola dan memanen usaha. Memang akan dimulai dari usaha yang belum besar, namun tidak menutup kemungkinan jika nantinya akan terus berkembang dan menjadi perusahaan yang besar.

Apa saja yang dilakukan seorang entrepreneur agar usahanya dapat berdiri dan kemudian berkembang? Ini adalah mengenai memulai, melakukan, mencapai, dan membangun sebuah perusahaan atau organisasi, bukan hanya menonton, menganalisis atau menjelaskan salah satunya. Ini adalah bakat untuk merasakan kesempatan dimana orang lain melihat kekacauan, kontradiksi dan kebingungan. Ini adalah kemampuan untuk membangun "tim pendiri" untuk melengkapi keterampilan dan bakat yang kita miliki. Ini adalah mengetahui bagaimana menemukan, mengontrol sumber daya yang sering dimiliki orang lain, dan untuk memastikan kita tidak akan kehabisan uang saat kita membutuhkannya. Menjadi entrepreneur, dibutuhkan kemauan untuk mencapai kesejahteraan dengan resiko yang telah diperhitungkan, baik pribadi dan keuangan. Kemudian melakukan segala sesuatu untuk mendapat peluang yang menguntungkan.

Debekali oleh komitmen dan ketekuanan yang tinggi, seorang entrepreneur yang sesungguhnya akan bekerja keras atas apa yan mereka lakukan. Mereka tidak setengah-setangah daam mengerjakan mimpi-mimpi mereka. Mereka adalah yang selalu ingin menang dan lebih unggul dari yang lain. Mereka menggunakan kegagalan serta kesalahan yang pernah mereka lakukan sebagai guru mereka untuk belajar. Merekalah yang akan berhasil mebangun usaha mereka.

Melihat uraian di atas kita dapat mengatahui bahwa seorng entrepreneur adalah seseorang yang tangguh dan berperan penting. Maka dari itu, alangkah baiknya jika kita mulai merubah pandangan buruk kita tentang entrepreneur dan mulai membiasakan diri berani mencoba sesuatu yang baru, nerani mengambil resiko, berani jatuh, dan kemudian akan terbangun lagi saat kejatuhan yang berikutnya. Dan selalu percaya bahwa kita bisa.



0 komentar:

Template by:
Free Blog Templates